berikut adalah jawaban dari hasil Interview yang kami dapat dari Pendeta :
Konsep
1. Konsep Keagamaan
Dalam agama Kristen, kita memiliki konsep bahwa Tuhan itu adalah satu, yaitu Yesus Kristus, karena fiman berkata bahwa ia adalah satu satunya jalan keselamatan. bagi mereka yang percaya kepadanya, akan mendapat keselamatan. bagi pengikutnya untuk hanya percaya kepada satu Allah, yang memberi jalan keselamatan bagi para umatnya.
2. Ibadahnya
dalam Kristiani, ada ibadah pribadi, dimana kita membangun hubungan dengan Tuhan (secara pribadi), ada corporate/ibadah minggu atau kebaktian mingguan, yang dilakukan setiap minggu bersama rekan seiman dan teman seiman, dalam suatu komunitas bersama, atau sering disebut ibadah kebersamaan.
3. Peraturan
Mengenal hukum dasar yaitu 10 Hukum Taurat dalam Kristiani
- .Aku lah Tuhan Allah mu tiada Tuhan selain Aku
- Jangan Menyembah Berhala
- Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan
- Kuduskan hari Sabbat
- Hormati orangtuamu
- Jangan membunuh
- Jangan berzinah
- Jangan mencuri
- Jangan bersaksi dusta
- Jangan meninginkan yang bukan milik atau hak kita
4. Dosa, Surga dan Neraka
Konsep dosa dalam agama Kristen, awalnya manusia telah berdosa (adam dan hawa) dan dosa itu dosa yang diturunkan, maka sejak lahir manusia sudah berdosa. namun dalam Kristiani, ada suatu rencana penyelamatan dari Allah yaitu ia memberikan anak tunggalnya yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk mati di kayu salib, demi menyelamatkan umat manusia. mereka percaya bahwa Tuhan akan memberi hidup yang kekal, berdampingan dengannya di surga, kepada umat-umatnya yang percaya akan ajaran dan firmannya.
Perbedaan tentang :
1. Pentingnya kebersamaan dalam perbedaan & kenapa
Dalam interviewnya, Pendeta berujar bahwa Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, tentu saja, kebersamaan dalam perbedaan itu penting. tinggal bersamaan antara agama satu dengan yang lain, dan berharap agar dapat bersatu sama lain,
2. Tingkat toleransi perbedaan di Indonesia
Tingkat toleransi cukup memperihatinkan, sering kali ada rumah-rumah ibadah yang ditutup atau dihancurkan, disisi lain ada gesekan atau friksi, amarah para warga yang tersulut terjadi karena dorongan satu atau dua orang yang kemudian menjadi masalah besar
semoga toleransi bisa di Indonesia dapat diperbaiki, perbedaan akan terus ada, namun alangkah baiknya apabila kita bisa bersatu, dan bertoleransi satu sama lain.
| Foto kelompok bersama Pendeta |
Berikut hasil video dari interview kami, bisa di cek disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar