Senin, 23 Oktober 2017

Interview pertama, 22 Oktober 2017

Pada tanggal 22 Oktober 2017 lalu, kami kelompok CB : Agama dari kelas LA62 pergi ke Vihara di daerah Pantai Indah Kapuk untuk mewawancarai salah seorang Suhu di sana.

berikut adalah jawaban hasil dari interview yang kami dapat dari Suhu :

1. Konsep keagamaan
Konsep ketuhanan dalam agama Buddha berbeda dengan konsep agama samawi. dimana alam dan segenap ciptaannya diciptakan dengan tujuan akhir dari hidup adalah untuk kembali ke surga, ciptaan Tuhan. 
Dalam agama buddha yang paling mudah di mengerti adalah semuanya masuk akal. jadi saat mempelajari dan mendengarkan isinya, kita harus dengan menggunakan logika, lalu dicerna lagi apakah isinya benar atau tidak. dalam Interviewnya, Suhu mengatakan bahwa semua ajaran tidak ada yg mutlak atau dimutlakan, jika tidak ada pebuktian, tidak perlu dipercaya.

2. Ibadahnya
Isi dari ibadah bergantung tradisi, namun isi semua ibadah hanya membacakan sabda dari sang Buddha. Semua ceramah Buddha, saat Buddha mencapai pencerahan sempurna, ia berceramah selama 40 tahun, sabda itu berisi kebenaran, dari apa yang ia lihat dan pertanyaan-pertanyaan dari murid-muridnya, dan inti dari ceramahnya adalah bagaimana kita sbg makhluk hidup mencapai kesejahteraan yang sejati.

3. Peraturan
Ada Pancasila Buddha, yang berisikan :
  1. Aku bertekad melatih diri untuk menghindari pembunuhan.
  2. Aku bertekad melatih diri untuk tidak mengambil barang yang tidak diberikan.
  3. Aku bertekad melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan asusila.
  4. Aku bertekad untuk melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar /berbohong, berdusta, fitnah, omongkosong.
  5. Aku bertekad untuk melatih diri menghindari segala minuman dan makanan yang dapat menyebabkan lemahnya kewaspadaan.
Sang Buddha mengajarkan ini dengan catatan kalau ingin menjadi manusia yang benar harus melakukan pancasila tersebut.

4. Dosa, Surga dan Neraka
Tidak ada yang namanya dosa, namun ada Karma, Karma itu adalah timbal balik dari perbuatan kita. semua perbuatan yg kita lakukan pasti akan mendapat karma, karma tersebut akan menjadi benih-benih reinkarnasi. lalu neraka dan surga ada dalam hati kita. 
kebanyakan dari kita tidak akan mengingat kebaikan, namun cenderung mengingat kejahatan,menjadikan semua gambaran akan neraka terlihat bergantung dari hal-hal yang pernah kita perbuat. 

Perbedaan tentang : 

1. Pentingnya kebersamaan dalam perbedaan & kenapa
perbedaan agama tidak perlu dipusingkan, karena Sang Buddha tidak pernah mengajarkan bahwa ajaran lain itu adalah salah, Kita tidak perlu menunjuk orang lain itu salah. oleh karena itu, kebersamaan itu adalah penting. semua manusia pernah menjadi keluarga kita, karena segala hal yang pernah kita temui adalah nasib, dan segala hal yang pernah terjadi semuanya berhubungan dengan kita.

2. Tingkat toleransi perbedaan di Indonesia
Menurut Suhu, tingkat toleransi di Indonesia itu baik, meskipun ada beberapa golongan yang memliki pendapat yang berbeda dan bentrok pendapat, namun semua masih dapat dibetulkan.

Suhu

Foto Kelompok bersama Suhu

Berikut adalah hasil video dari interview kami, bisa dicek disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Refleksi Diri

Refleksi diri Tanggal 22 Oktober 2017 Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai. itulah apa yang saya dapat simpulkan setelah selesai me...